PSS Sleman Lolos ke 16 Besar Piala Indonesia Usai Menahan Imbang Barito Putera

PSS Sleman Lolos ke 16 Besar Piala Indonesia Usai Menahan Imbang Barito Putera – PSS Sleman maju ke 16 besar Piala Indonesia selesai meredam imbang Barito Putera 3-3 di leg ke-2 32 besar. Team berjuluk Super Elang Jawa itu unggul agregat 5-4.

Berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (31/1/2019), PSS melayani Barito dengan modal kemenangan pada leg pertama set 32 besar. Awal mulanya di markas sang lawan, PSS menang 2-1.

Di leg ke-2, PSS sudah sempat pimpin terlebih dulu di menit ke-19. Operan silang Rangga Muslim dari bagian kiri pertahanan Barito, dengan gampang di sundul Sidik Saimima serta merubah papan score jadi 1-0.

Team tamu dapat membalas di menit ke-33. Pemain anyar Barito, Prisca Womsiwor, melepas tendangan yang tidak dapat dibendung penjaga gawang PSS, Ega Rizky.

Mendekati paruh pertama selesai, PSS kembali unggul melalui Ricky Kambuaya di menit ke-42. Sontekannya merobek jala anak asuh Jacksen F Tiago serta membuat timnya unggul 2-1 waktu jarak.

Di set ke-2, tempo laga bertambah. Saat pimpin, PSS mesti bermain dengan sepuluh orang di menit ke-59 selesai Derry Rachman menelan kartu kuning kedua-duanya.

Barito juga manfaatkan kelebihan jumlahnya pemain itu. Di menit ke-67, Barito mendapatkan penalti sesudah wasit Prasetyo Hadi memandang Jajang Sukmara handball di kotak terlarang. Lucas Rodrigues Ramos sukses menyelesaikan penalti dengan mengakali Ega Rizky. Score jadi 2-2.

Waktu pertandingan berjalan imbang, wasit kembali memberikan penalti. PSS yang memperolehnya, sesudah Ricky Kambuaya dilanggar pemain belakang Barito di kotak penalti. Haris Tuharea menjalankan pekerjaannya dengan baik serta membawa timnya kembali unggul 3-3.

Selesai laga, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyebutkan laga berjalan cukuplah menegangkan dengan 6 gol terbentuk. Pertandingan ini disebutnya menjadi salah satunya deskripsi ketatnya pertandingan Liga 1.

“Laga ini menjadi persiapan melawan Liga 1. Kami banyak belajar, tahu deskripsi Liga 1 yang memang pertandingan begitu ketat,” katanya.

Sedang pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago masih mengapresiasi daya juang anak asuhannya. Walau kalah, dia bangga Barito dapat memberikan perlawanan seru pada team yang baru promo ke Liga 1 2019 itu.

“Kami lakukan kerja sama yang rapi, tetapi mereka memberikan perlawanan menarik. Sampai menit paling akhir kami belumlah dapat lega, sampai menit akhir berusaha. Ke-2 team berusaha untuk lolos,” katanya.

“Tetapi bagaimana juga, perjuangan anak-anak yang berusaha sampai menit akhir untuk mencetak kemenangan begitu kami animo,” paparnya.

You might also like